SERAMBINEWS.COM - Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas menyelenggarakan Wisuda Syahadah ke-5 tahun pelajaran 2022/2023 Tahfizh Al Qur’an 30 Juz di Hotel Amel Convention Hall, Punge Blang Oi, Banda Aceh, Sabtu (20/5/2023).
Sebanyak 31 santri terdiri dari 26 santri putra dan 5 santri putri berhasil Syahadah 30 Juz di tahun ini.
Jumlah ini meningkat pesat sebanyak 50 persen dari tahun lalu 22 santri.
Tahun ini menjadi tahun terbanyak santri syahadah dibandingkan tahun sebelumnya.
Dalam sambutan, Mudir Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas Ust. H. Zulfikar, M.Ag bersyukur santri syahadah tahun ini mengalami peningkatan dari jumlah sebelumnya.
“Alhamdulillah jumlah santri yang berhasil syahadah semakin banyak setiap tahunnya. Dari Syahadah pertama yang hanya sekitar 8 santri, namun tahun ini sudah mencapai 31 santri," ucapnya.
“Data santri Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas yang sudah syahadah dari pertama sampai kelima tahun ini telah berhasil melahirkan 95 santri syahadah," tambahnya.
Mudir juga menyebut akan berupa meningkatkan kualitas Ma'had agar para lulusannya bisa menyambung pendidikan lebih tinggi.
"Kedepan kita terus tingkatkan kualitas dan kuantitas santri syahadah 30 juz di Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas. Sekarang beberapa dari santri syahadah tersebut ada yang sudah menyambung pendidikan mereka di Yaman, Mesir bahkan ada juga yang sudah menjadi anggota Polri,” ucap Ustadz Zul dalam sambutannya.
Acara Wisuda Syahadah ke 5 turut dihadiri oleh beberapa tamu istimewa dari Malaysia Atok Haji Amirudin dan Haji Badli serta tamu undangan dari unsur pemerintahan seperti Pj. Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, S. STP, MM, Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Aceh Drs. H. Azhari, Ketua Banleg DPRK Banda Aceh Tati Meutia Asmara, S. KH, M. Si.
Pj. Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, S. STP, M. Si dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh jajaran Ma’had Daarut Tahfizh Al Ikhlas yang sudah membina dan mendidik generasi qurani di Aceh Besar, khususnya sebagai para hafidz, dan hafizah.
“Insya Allah, anak-anak kita ini nantinya menjadi generasi yang menjaga dan menghafal Al-Qur’an secara lisan dan menjadi teladan dalam masyarakat. Oleh karena itu mari terus jadikan prioritas untuk mendidik generasi yang cinta Al Quran,” ucapnya.(*)
