Syafiyun Naji Hafiz Termuda dari Kota Sabang

oleh Yasser Pangestu | Jul 22, 2026 | Syahadah | 0 komentar

SERAMBINEWS.COM - Ma’had Daarut Tahfizd Al Ikhlas, Aceh Besar, bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Sabang melakukan Syahadah kepada Syafiyun Naji Bin Murdani Mustafa. 

Uji Hafal Alquran 30 juzz untuk bocah berusia 13 tahun ini berlangsung di Masjid Agung Babussalam, Kota Sabang, Senin (2/3/2020).

Syafiyun Naji merupakan hafiz termuda asal Kota Sabang di Ma’had Daarut Tahfiz Al Ikhlas, Aceh Besar.

Mudir Ma’had Daarut Tahfidz Al Ikhlas, Ustaz H. Zulfikar S.Ag., M.Ag, menyebutkan sudah ada 16 tahfiz yang sudah siap dan lancar hafalan 30 juzz.

"Ada 10 santri tahfiz asal Sabang di Ma'had Daarut Tahfizd Al Ikhlas, Ananda Syafiyun Naji santri pertama yang khatam dibanding sembilan santri lainnya itu," kata  Ustaz Zulfikar lewat siaran pers kepada Serambinews.com, Senin (2/3/2020). 

Ustaz Zulfikar mengucapkan terimakasih kepada Pemko Sabang yang sudah menyambut hangat uji hafal Quran ini di Masjid Agung Babussalam, Kota Sabang. 

Ia berharap mudah-mudahan ke depan banyak lagi muncul hafiz muda dari Kota Sabang.

"Mudah-mudahan ananda Syafiyun Naji, setelah khattam Syahadah bisa kembali ke Sabang dan membangun program Tahfiz di Sabang sejak dini,” harapnya.

Sementara Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Sabang, Drs Marwan mengatakan syahadah selama ini baru dilaksanakan di Ma’had Daarut Tahfidz Al Ikhlas di Aceh Besar.

Menurutnya kegiatan ini sesuai Program Dinas Syariat Islam Aceh, yaitu program ‘Satu Kampung Satu Hafiz’
.
"Alhamdulillah di Kota Sabang sudah ada lebih kurang 20 orang hafiz pria dan wanita,” ujarnya. 

Pihaknya akan mengupayakan agar nantinya di setiap kampung ada Hafiz Alquran.

"Jadi apa yang dilakukan Ma’had Daarut Tahfizd dapat menjadi contoh kepada anak-anak kita yang lain untuk bangkit dan termotivasi," kata Drs Marwan. 

Marwan menambahkan tahun ini DSI Sabang akan membuka Pesantren Tahfiz di Sabang.

Program ini merupakan kerja sama Pemerintah Kota Sabang dengan Pesantren Tahfiz Sulaimaniyah Turki.
.
"Kita tidak hanya bekerja sama dengan pesantren yang ada di Aceh, namun juga bekerja sama dengan Pesantren Tahfidz yang dikelola oleh orang Turki.

Insya Allah peluangnya lebih besar," kata Marwan. (*)

Sumber : https://aceh.tribunnews.com/2020/03/02/syafiyun-naji-hafiz-termuda-dari-kota-sabang