SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dalam suasana penuh berkah dan semangat spiritual yang tinggi, Mahad Daarut Tahfizh Al-Ikhlas (MDTI), sebuah lembaga pendidikan yang berfokus pada penghafalan Al-Qur'an dan pengembangan karakter santri, telah melaksanakan kegiatan Istimewa selama bulan Ramadan ini, yaitu Tarawih 1 Juz Setengah Permalam. Acara ini tak hanya menjadi kesempatan bagi para santri untuk memperkuat ikatan spiritual dan hafalan mereka, tetapi juga mengajak masyarakat umum untuk turut serta dalam rutinitas ibadah yang sangat dianjurkan di bulan suci.
Kegiatan Tarawih ini diadakan setiap malam usai shalat Isya dengan tujuan memfasilitasi santri dan warga sekitar untuk lebih mendalami pembacaan dan penghayatan Al-Qur'an. Pada malam pertama pelaksanaan, suasana Mushalla di Mahad Daarut Tahfizh tampak dipenuhi oleh kehadiran jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, yang merasa antusias untuk menjalani salah satu sunnah Nabi Muhammad SAW yang mulia ini.
Mudir Mahad Daarut Tahfizh Al-Ikhlas, Ustadz Zulfikar, menyampaikan bahwa kegiatan tarawih 1 juz setengah ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi setiap peserta untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. "Di bulan Ramadan, kita diberikan kesempatan emas untuk mengoptimalkan ibadah kita. Dengan melaksanakan tarawih 1 juz setengah, diharapkan setiap orang dapat lebih memahami isi Al-Qur'an sambil mendapatkan pahala yang berlipat ganda," ujarnya saat memberikan sambutan.
Setiap malam, para imam yang ditunjuk dari kalangan ustad dan santri berpengalaman memimpin shalat tarawih, dengan melantunkan ayat-ayat Al-Qur'an secara merdu yang membuat jamaah terhanyut dalam suasana spiritual. Setelah shalat, diselenggarakan kajian singkat mengenai tafsir ayat-ayat yang dibaca, yang menjadi bagian penting dalam misi Mahad Daarut Tahfizh untuk meningkatkan penguasaan ilmu agama di kalangan santri dan masyarakat..
Kegiatan tarawih ini mendapat sambutan positif dari warga. Salah seorang jamaah, Bapak Rahman, mengungkapkan rasa syukurnya dapat mengikuti tarawih di Mahad Daarut Tahfizh. "Kegiatan ini sangat baik. Saya merasakan kedamaian saat beribadah di sini, dan penjelasan mengenai tafsir membuat kita lebih memahami Al-Qur'an," ujarnya.
Dengan semangat untuk terus menghidupkan tadarus Al-Qur'an dan meraih keberkahan di bulan Ramadan, Mahad Daarut Tahfizh Al-Ikhlas mengundang seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini.
"Jangan lewatkan kesempatan untuk memperbanyak amalan di bulan penuh berkah ini. Mari kita jadikan setiap malam Ramadan sebagai waktu yang berharga untuk mendekatkan diri kepada Allah," ajak Ustad Zul di akhir sambutannya.
Dengan demikian, Tarawih 1 Juz Setengah Permalam di Mahad Daarut Tahfizh Al-Ikhlas bukan sekadar rutinitas ibadah, tetapi juga menjadi wadah untuk berbagi ilmu, pengalaman, dan ukhuwah di antara santri dan masyarakat. Harapannya, semoga dengan kegiatan ini, semakin banyak orang yang termotivasi untuk menghafal dan memahami Al-Qur'an, serta mengimplementasikan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.(*)
